Harga bahan sudah naik, tapi harga jual belum ikut disesuaikan. CekModal bantu kamu tahu angka sebenarnya — dari bahan sampai harga jual — supaya tiap menu benar-benar ngisi kantong, bukan cuma menutup modal orang lain.
Warung Makan
Catering Rumahan
Angkringan Frozen Food
Kue & Snack
Minuman Kekinian
Warteg & Lalapan
Jualan Online
Bakery & Roti
Sambal & Bumbu
Mie Ayam & Bakso
Warung Makan
Catering Rumahan
Angkringan Frozen Food
Kue & Snack
Minuman Kekinian
Warteg & Lalapan
Jualan Online
Bakery & Roti
Sambal & Bumbu
Mie Ayam & BaksoDan itu yang bikin margin menipis tanpa kamu sadari.
Modal Tenaga — biaya waktu masak, tenaga, penyusutan alat, ongkos belanja — itu 16% dari modal bahanmu.
Kalau modal bahan Rp 5.000/porsi, ada Rp 800 yang hilang diam-diam dari tiap porsi yang kamu jual.
Dikalikan 20 porsi sehari, dikalikan 30 hari — Rp 480.000/bulan yang kamu keluarkan tapi tidak pernah kamu hitung.
Bukan malas, bukan tidak mau — cara hitung modal yang selama ini beredar di grup WA memang nggak mengajarkan yang ini.
CekModal dirancang khusus untuk penjual kuliner — bukan kalkulator biasa, tapi alat yang ngerti cara kerja warung dan UMKM makanan.
8 fitur yang dirancang dari kebutuhan nyata pedagang kuliner — bukan fitur yang kelihatan canggih tapi nggak kepake.
Nggak perlu belajar dulu. Buka, isi, langsung dapat jawabannya.
Bukan mockup, bukan ilustrasi — ini tampilan asli yang akan kamu pakai setiap hari.
Bu Ani jualan es teh manis dari rumah, harga Rp 3.000/gelas. Modal yang dihitung: teh, gula, es batu. Total Rp 1.500. "Untung Rp 1.500, lumayan," pikirnya.
Harga jual Rp 3.000 → rugi Rp 370/gelas. Jual 30 gelas/hari → rugi Rp 11.100/hari. Sebulan: rugi Rp 333.000 — diam-diam, tanpa ketahuan.
Harga jual dinaikkan ke Rp 4.500 → untung Rp 2.130/gelas. Jual 30 gelas/hari → Rp 63.900/hari.
"Saya kira pelanggan bakal kabur. Ternyata tidak ada yang protes."
"Saya bukan orang yang ngerti teknologi."
3 hari pertama saya minta anak saya ajari. Hari ke-4 saya sudah bisa sendiri. Yang penting bisa WhatsApp, bisa CekModal.
"Saya sudah bertahun-tahun jual, pasti sudah paham harga yang benar."
Saya kira sudah tahu. Ternyata 6 tahun saya tidak pernah hitung Modal Tenaga. Modal yang benar lebih tinggi Rp 1.200/mangkuk dari yang saya pikir.
"Harga jual saya sudah kompetitif, kalau naik pelanggan kabur."
Saya naikan Rp 2.000. Tidak ada yang komplain. Yang komplain cuma saya sendiri — kenapa tidak dari dulu.
"Nanti lupa dipakai juga."
Sekarang buka CekModal tiap pagi sebelum buka kedai. Sudah kayak cek HP — reflek sendiri.
Berapa yang sudah hilang bulan lalu karena harga jualmu belum dihitung benar?
Kalau lebih dari Rp 69.000 — kamu sudah terlambat satu bulan.
Rp 69.000 itu kurang dari sekali belanja bahan baku untuk 2 resep. Bedanya — ini dipakainya setiap hari, seumur hidup, dan langsung balik modal sejak hari pertama kamu tahu harga jualmu selama ini kemurahan.
Berapa yang sudah hilang bulan lalu karena harga jualmu belum dihitung benar? Kalau lebih dari Rp 69.000 — kamu sudah terlambat satu bulan. CekModal bantu kamu hentikan kebocoran itu hari ini.
Aktifkan CekModal Sekarang — Rp 69.000